top of page
High school friendship

SMART-MMS

Identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan konsumsi MMS pada ibu hamil melalui intervensi digital di Pulau Lombok.

Proyek MMS (Suplementasi Mikronutrien Ganda) adalah studi intervensi yang dirancang untuk mengatasi masalah kritis dalam kesehatan ibu: memastikan ibu hamil secara konsisten mengonsumsi suplemen nutrisi penting, yaitu mikronutrien ganda (MMS) dan kalsium . Dilaksanakan di Pulau Lombok , Indonesia, studi berskala besar ini akan melibatkan sekitar 12.000 ibu hamil di berbagai distrik dan kota di pulau tersebut.


Tujuan utama Proyek MMS adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang memengaruhi kepatuhan terhadap MMS dan suplementasi kalsium di kalangan ibu hamil. Untuk mencapai tujuan ini, proyek ini menggunakan pendekatan intervensi digital , memanfaatkan teknologi dan keterlibatan masyarakat untuk memberikan dukungan yang tepat waktu, personal, dan berbasis data.


Intervensi Digital yang Didukung oleh Ekosistem SID


Yang membedakan Proyek MMS adalah integrasi alat digital ke dalam sistem dukungan ibu yang holistik yang dikembangkan oleh SID. Intervensi ini dirancang dengan cermat untuk memenuhi kebutuhan ibu hamil dan petugas kesehatan melalui komponen-komponen berikut:

  • Pengingat harian melalui WhatsApp dan pusat panggilan , memberikan dukungan dan dorongan yang konsisten kepada wanita untuk mengonsumsi suplemen mereka secara teratur.

  • Kunjungan rumah terjadwal melalui sistem yang dikenal sebagai “ dukungan pekerja dinamis ”, memungkinkan petugas lapangan untuk menjangkau perempuan pada waktu yang tepat berdasarkan data waktu nyata.

  • Kode QR unik tercetak pada setiap botol atau kemasan blister MMS, memungkinkan pelacakan distribusi dan penggunaan suplemen secara akurat.

  • Sebuah alat deteksi gambar berbasis AI yang inovatif yang memungkinkan para ibu untuk dengan mudah mengirimkan foto botol suplemen mereka. Sistem kemudian akan menganalisis pil yang tersisa untuk memperkirakan tingkat kepatuhan dengan upaya minimal.


Kegiatan yang Sedang Berlangsung dan Keterlibatan Masyarakat


Pada fase implementasi awalnya, Proyek MMS telah meluncurkan beberapa kegiatan utama untuk memastikan perencanaan berbasis bukti dan kepemilikan lokal yang kuat. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi:

  • Penelitian dasar melalui pengumpulan data lapangan, survei tahap awal, dan studi pendahuluan untuk memahami konteks lokal penggunaan suplemen.

  • Diskusi Kelompok Terfokus (FGD), wawancara, dan survei yang melibatkan penyedia layanan kesehatan dan wanita hamil untuk mengeksplorasi tantangan, persepsi, dan kebutuhan terkait MMS dan kalsium.

  • Peluncuran proyek besar-besaran , dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama di Lombok termasuk perwakilan dari dinas kesehatan provinsi dan kabupaten, kepala pusat kesehatan masyarakat, lembaga akademis, dan tokoh masyarakat setempat.

  • Penilaian pengetahuan para bidan di Lombok untuk menentukan pemahaman mereka tentang MMS dan suplementasi kalsium serta untuk memberikan informasi bagi materi pelatihan di masa mendatang.

  • Memperkuat kemitraan multi-sektor , dengan tujuan menyelaraskan proyek dengan sistem kesehatan lokal dan membangun keberlanjutan jangka panjang.


Dampak dan Aspirasi Masa Depan


Melalui Proyek MMS, SID bertujuan untuk membangun sistem kesehatan ibu yang lebih responsif dan suportif —sistem yang mengakui peran penting nutrisi dan memberdayakan baik ibu maupun petugas kesehatan. Dengan menggabungkan teknologi, wawasan perilaku, dan keterlibatan masyarakat, proyek ini berupaya untuk secara signifikan meningkatkan kepatuhan terhadap suplemen dan kesejahteraan ibu secara keseluruhan.


Lebih dari sekadar Lombok, Proyek MMS bercita-cita menjadi model nasional untuk intervensi kesehatan digital dalam gizi ibu. Temuan dan inovasi dari studi ini akan menjadi dasar untuk advokasi kebijakan dan potensi integrasi nasional MMS dan suplementasi kalsium ke dalam program kesehatan ibu di Indonesia.


Proyek ini bukan hanya tentang perangkat digital atau pengiriman suplemen—tetapi tentang membentuk masa depan yang lebih sehat bagi para ibu dan generasi mendatang.

bottom of page