top of page

Bunda Hebat Dinkes Garut: Inisiatif Komunikasi Kesehatan Digital untuk Ibu dan Keluarga di Kabupaten Garut

Penandatanganan perjanjian kerjasama program Digitally Enabled District 2.0 di Kabupaten Garut
Penandatanganan perjanjian kerjasama program Digitally Enabled District 2.0 di Kabupaten Garut

Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar dalam kesehatan ibu dan anak. Pada tahun 2024, Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Garut tercatat mencapai 50 kasus, sementara Angka Kematian Bayi (AKB) mencapai 332 kasus. Jumlah tersebut menempatkan Garut sebagai kabupaten dengan kematian ibu tertinggi kedua dan kematian bayi tertinggi ketiga di Provinsi Jawa Barat.


Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa tantangan kesehatan ibu dan anak tidak hanya terletak pada ketersediaan layanan, tetapi juga pada kemampuan sistem untuk mendeteksi risiko lebih dini, menjangkau ibu hamil secara konsisten, dan mendukung tenaga kesehatan dalam melakukan pemantauan secara berkelanjutan, tidak hanya saat ibu datang ke fasilitas kesehatan.


Di sinilah Bunda Hebat hadir sebagai solusi. Selama ini, komunikasi antara ibu hamil atau ibu nifas dan tenaga kesehatan sering terputus setelah kunjungan ke posyandu atau puskesmas, sehingga deteksi dini risiko dan tindak lanjut menjadi kurang optimal. Melalui pengingat layanan, konsultasi, dan komunikasi kesehatan berbasis digital, Bunda Hebat menjaga ibu tetap terhubung dengan tenaga kesehatan di antara jadwal kunjungan rutin.

Bunda Hebat merupakan keberlanjutan dari layanan komunikasi kesehatan dari Program Kabupaten Berkemampuan Digital / Digitally Enabled District (DED) 1.0 oleh Summit Institute for Development (SUMMIT) , yang telah mendukung pelayanan di 18 puskesmas Kabupaten Garut pada tahun 2024 hingga 2025. Selama periode tersebut, layanan ini memfasilitasi 75.843 percakapan konsultasi dengan 4.199 ibu hamil dan 9.019 ibu dengan bayi atau balita, serta mendukung pengiriman pesan edukasi dan pengingat layanan kesehatan.


Hasil dari DED 1.0 menunjukan bahwa 9 puskesmas intervensi mencatat kunjungan ANC yang lebih banyak dan lebih tepat waktu dibandingkan 9 puskesmas kontrol, menunjukkan bahwa komunikasi digital yang dipersonalisasi efektif mendorong perubahan perilaku kesehatan di masyarakat.


Bunda Hebat yang diambil dari tagline ā€œGarut Hebatā€ menjadi bagian dari ekosistem DED 2.0Ā  yang dikembangkan SUMMIT bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten GarutĀ  sebagai branding komunikasi kesehatan untuk perluasan ke wilayah cakupan 27 puskesmas di tahun 2026 dan ke 67 Puskesmas di tahun 2027. Bunda Hebat diharapkan dapat memperkuat deteksi dini risiko dan meningkatkan kesinambungan layanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Garut. Seiring perluasan cakupan program,Ā  kebutuhan layanan komunikasi diperkirakan meningkat signifikan, baik dari sisi jumlah penerima manfaat, volume pesan edukasi dan pengingat layanan, maupun kebutuhan tindak lanjut per sasaran.


Alur Program DED 2.0: Pendampingan Ibu dan Anak – Careplan Layanan Bunda Hebat
Alur Program DED 2.0: Pendampingan Ibu dan Anak – Careplan Layanan Bunda Hebat

Pada peluncuran perluasan program DED 2.0 yang digelar pada Selasa, 14 April 2026, di Hotel Harmoni Garut, Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, dalam sambutan videonya menekankan pentingnya data berkualitas dalam pelayanan kesehatan di posyandu dan puskesmas, agar tindak lanjutnya tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Drs. H. Nurdin Yana, M.H., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan program ini.Ā 


Direktur Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr. Niken Wastu Palupi, MKM, menyampaikan dukungan Kemenkes terhadap inisiatif ini sebagai bagian dari penguatan sistem kesehatan nasional berbasis data. Sementara itu, CEO Summit Institute for Development, Yuni Dwi Setiyawati, B.Nutr, MHID, Dietitian, menyatakan optimismenya bahwa Garut dapat menjadi pionir transformasi digital layanan kesehatan sekaligus rujukan nasional, bahkan internasional.


Sebagai bentuk komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Garut menandatangani perjanjian kerja sama untuk memastikan implementasi program DED secara umum, khususnya Bunda Hebat dan layanan digital lainnya, berjalan konsisten dan berkelanjutan.


Perluasan Bunda Hebat ke 27 puskesmas menandai babak baru upaya Kabupaten Garut dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui pendekatan berbasis data dan teknologi digital. Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Garut, Kementerian Kesehatan, dan Summit Institute for Development, program ini diharapkan tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga memperkuat kualitas deteksi dini risiko kehamilan serta kesinambungan pemantauan kesehatan ibu dan anak.

Penandatanganan perjanjian kerja sama pada peluncuran DED 2.0 menegaskan komitmen jangka panjang seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara tenaga kesehatan, operator layanan, dan teknologi komunikasi digital ini diharapkan dapat mendukung upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Garut, sekaligus menjadikan Garut sebagai model transformasi digital layanan kesehatan yang dapat direplikasi daerah lain, bahkan menjadi rujukan pada skala nasional maupun internasional.

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


bottom of page