top of page

Kementerian Kesehatan Resmikan Studi PHOTON di Indonesia, Perkuat Upaya Pencegahan Tuberkulosis Berbasis Gizi

18 menit yang lalu
3 menit membaca
studi ini bertujuan mengidentifikasi dukungan nutrisi yang paling berpotensi mengurangi risiko TB.
studi ini bertujuan mengidentifikasi dukungan nutrisi yang paling berpotensi mengurangi risiko TB.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara resmi meresmikan pelaksanaan studi Prevention of Household Tuberculosis with Optimal Nutrition (PHOTON) di Indonesia melalui kegiatan Kick-Off Meeting yang diselenggarakan di Jakarta pada 22 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Indonesia, pimpinan Center for Global Resilience in Health and Nutrition (C-GRHEN), perwakilan mitra lokal dan nasional, perwakilan pendanaan internasional, serta pejabat Direktorat Jenderal di lingkungan Kementerian Kesehatan RI.


Peresmian ini menandai dimulainya pelaksanaan studi PHOTON di Indonesia sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, institusi akademik, mitra penelitian internasional, dan pemangku kepentingan kesehatan dalam mendukung upaya pencegahan tuberkulosis (TB).


Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global yang membutuhkan upaya pencegahan dan pengendalian yang menyeluruh. Selain diagnosis dan pengobatan yang tepat, pemahaman tentang peran gizi juga penting dalam upaya mengatasi TB. Status gizi dapat berkaitan dengan kerentanan seseorang terhadap TB. Bukti ilmiah yang lebih kuat diperlukan untuk memahami hubungan tersebut dan menilai apakah intervensi gizi dapat meningkatkan efektivitas upaya pencegahan TB. Hal ini menjadi salah satu dasar penting dalam pelaksanaan studi PHOTON.


Prevention of Household Tuberculosis with Optimal Nutrition (PHOTON) merupakan studi RCT multinasional yang dilaksanakan di Indonesia dan Tanzania untuk mengevaluasi efektivitas intervensi gizi dalam mencegah TB pada kontak serumah dari orang yang terinfeksi TB. Di Indonesia, studi dipimpin oleh Center for Global Resilience in Health and Nutrition (C-GRHEN), Universitas Indonesia, sedangkan di Tanzania, studi dipimpin oleh National Institute for Medical Research (NIMR). Studi ini mendapatkan dukungan pendanaan dari  Gates Foundation, Wellcome Trust, dan Novo Nordisk Foundation.


Studi PHOTON dirancang untuk memiliki kekuatan statistik yang memadai secara independen antar negara, tetapi dikoordinasikan secara erat untuk menjawab pertanyaan penelitian yang saling berkaitan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi gizi dalam mencegah TB pada kontak serumah pasien TB. Di Indonesia, studi dipimpin oleh Center for Global Resilience in Health and Nutrition (C-GRHEN), Universitas Indonesia, sedangkan di Tanzania, studi dipimpin oleh National Institute for Medical Research (NIMR). Kedua uji klinis ini didanai melalui kolaborasi hibah dari Gates Foundation, Wellcome, dan Novo Nordisk Foundation. Pelaksanaan PHOTON di Indonesia bekerja sama dengan mitra kolaborator Summit Institute for Development, Siklus Indonesia, dan Oxford University Clinical Research Unit.


PHOTON Indonesia akan meneliti apakah intervensi gizi dapat mengurangi kejadian TB pada orang yang tinggal serumah dengan pasien TB. Temuan studi ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah mengenai peran gizi dalam pencegahan TB dan menjadi dasar bagi pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif. Penelitian ini juga dapat memperluas pemahaman tentang bagaimana pendekatan gizi dapat diintegrasikan ke dalam upaya pengendalian TB.


Di Indonesia, studi ini dipimpin oleh C-GRHEN (Center for Global Resilience in Health & Nutrition), Universitas Indonesia, dengan Prof. Dr. dr. Rina Agustina, M.Gizi., sebagai peneliti utama (principal investigator) PHOTON Indonesia.
Di Indonesia, studi ini dipimpin oleh C-GRHEN (Center for Global Resilience in Health & Nutrition), Universitas Indonesia, dengan Prof. Dr. dr. Rina Agustina, M.Gizi., sebagai peneliti utama (principal investigator) PHOTON Indonesia.

Kegiatan Kick-Off Meeting ini dihadiri oleh Rektor Universitas Indonesia, pimpinan C-GRHEN, perwakilan mitra penelitian dan pendanaan internasional, serta pejabat Direktorat Jenderal di lingkungan Kementerian Kesehatan RI. Keterlibatan Kementerian Kesehatan menjadi bagian penting dalam menyelaraskan pelaksanaan studi dengan prioritas program TB nasional. Kolaborasi antara pemerintah dan institusi penelitian juga diperlukan untuk memastikan hasil studi relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat dan berpotensi mendukung pengembangan kebijakan berbasis bukti.


Sebagai institusi utama pelaksana studi di Indonesia, C-GRHEN, Universitas Indonesia, mengoordinasikan penelitian dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Pelaksanaan studi juga melibatkan pemerintah pusat dan daerah, dinas kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, serta masyarakat di lokasi penelitian. Koordinasi dan keterlibatan para pemangku kepentingan ini diperlukan untuk mendukung kesiapan pelaksanaan, membangun pemahaman masyarakat, serta memastikan penelitian berjalan sesuai dengan prinsip etik dan standar ilmiah.


Melalui PHOTON, para peneliti akan mengkaji lebih jauh potensi intervensi gizi dalam pencegahan TB. Hasilnya diharapkan dapat memperkaya dasar ilmiah untuk pengembangan strategi pencegahan dan memperkuat upaya pengendalian TB yang mengintegrasikan aspek gizi dan kesehatan masyarakat.


Peresmian studi PHOTON menjadi langkah awal kolaborasi jangka panjang yang menghubungkan penelitian, kebijakan, sistem kesehatan, dan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah, Universitas Indonesia, mitra internasional, dan seluruh pemangku kepentingan, PHOTON diharapkan dapat berkontribusi terhadap kemajuan penelitian dan upaya pencegahan TB di Indonesia.


Kemenkes mendukung studi PHOTON sebagai salah satu langkah preventif untuk penyebaran kasus TB
Kemenkes mendukung studi PHOTON sebagai salah satu langkah preventif untuk penyebaran kasus TB

 
 
 

Komentar


bottom of page