Summit Institute for Development Dukung Peluncuran Open Health Stack Software Foundation untuk Memperkuat Ekosistem Kesehatan Digital Berbasis AI
- SID Developer
- 10 Jul
- 2 menit membaca

Summit Institute for Development (SID) menyambut baik pengumuman dari Linux Foundation mengenai rencana peluncuran Open Health Stack Software Foundation (OHS-SF), sebuah inisiatif global baru yang akan menjadi wadah netral dengan tata kelola berbasis komunitas bagi pengembangan teknologi open source yang mendukung sistem kesehatan digital berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Foundation ini mempertemukan berbagai perusahaan teknologi, organisasi kesehatan global, lembaga riset, serta organisasi pelaksana yang memiliki komitmen untuk mempercepat pengembangan solusi kesehatan digital yang interoperable dan berbasis standar terbuka. Lebih dari 20 organisasi telah menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini, termasuk Google, World Health Organization (WHO), UNICEF, PATH, Microsoft, OpenMRS, Clinton Health Access Initiative (CHAI), serta Summit Institute for Development.
Sebagai salah satu organisasi implementasi yang berkontribusi dalam ekosistem Open Health Stack, Summit Institute for Development telah menunjukkan bagaimana teknologi kesehatan digital berbasis open source dapat memperkuat sistem layanan kesehatan primer di Indonesia. Melalui implementasi berbagai perangkat Open Health Stack, SID berhasil mengintegrasikan OpenSRP 2 dengan sistem kesehatan nasional maupun daerah di Indonesia, sehingga tercapai interoperabilitas yang kini telah diadopsi serta didanai oleh pemerintah untuk melayani sekitar 2,9 juta penduduk.
Implementasi ini menunjukkan bahwa solusi kesehatan digital yang terbuka dan berbasis standar mampu mendukung keberlanjutan jangka panjang sekaligus membuka peluang untuk diperluas ke seluruh 514 kabupaten dan kota di Indonesia. Dengan mengintegrasikan kemampuan berbasis AI, Open Health Stack juga membantu tenaga kesehatan di garis depan dalam memberikan layanan yang lebih efektif, meningkatkan kesinambungan pelayanan, serta mendorong akses yang lebih merata terhadap layanan kesehatan berkualitas.
"Keberhasilan implementasi Open Health Stack di Indonesia menunjukkan bahwa setiap negara dapat membangun sistem kesehatan digital yang berkelanjutan dan interoperabel, sekaligus tetap mempertahankan kepemilikan serta kendali di tingkat lokal,"Ā ujar Yuni Dwi Setiyawati, CEO Summit Institute for Development.
"Seiring dengan terus berkembangnya kemampuan AI, Open Health Stack menyediakan platform yang tepercaya dan bersifat vendor-neutral untuk memperkuat layanan kesehatan di garis depan serta mendukung tercapainya hasil kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat."
Open Health Stack Software Foundation akan berfokus pada tiga pilar teknis utama, yaitu memperkuat interoperabilitas berbasis standar HL7 FHIR, mengembangkan Open Health Stack Reference Toolkit untuk memudahkan implementasi di berbagai negara dan daerah, serta membangun AI Commons, sebuah inisiatif kolaboratif yang dikembangkan bersama WHO guna mendukung pemanfaatan AI yang aman, efektif, dan dapat diverifikasi dalam bidang kesehatan global.
Summit Institute for Development meyakini bahwa pembentukan Open Health Stack Software Foundation merupakan tonggak penting dalam mempercepat transformasi digital di sektor kesehatan melalui kolaborasi terbuka, penerapan standar bersama, serta inovasi yang digerakkan oleh komunitas. SID berharap dapat terus berkontribusi dalam komunitas global Open Health Stack sekaligus mendukung perjalanan Indonesia menuju ekosistem kesehatan digital yang semakin terhubung, tangguh, dan berkeadilan.




Ya, layanan BRI melalui (081818180112) (081818180112) layanan WhatsApp tersedia 24 jam. untuk membantu berbagai kebutuhan bisnis anda. nasabah BRI bisnis dan Qlola BRI bisnis, Anda bisa menghubungi layanan Cs BRI kapan saja selama 24 jam.